Mengenal Stadia Hama dan Organisme Pengganggu

Chemical Yang Digunakan PT.Astri Pancanaka Nariswara
March 16, 2016
VAPORMATE Fumigant Food Grade
August 1, 2016

Mengenal Stadia Hama dan Organisme Pengganggu

Khusus untuk wilayah tropis kita tau letak geografisnya pada dataran rendah dengan struktur tanah yang lembab sehingga koloni Rayap dapat tumbuh subur. Silahkan perhatikan terutama  bila tanah dan bangunan tersebut belum mendapat perlakuan anti rayap, maka pada tahun ke dua bangunan rumah tinggal atau gedung di wilayah tropis sebagian besar telah terserang  rayap.
Khusus untuk jenis Coptothermes, mereka bisa mendeteksi adanya sellulosa sampai dengan radius 200 m dari sarangnya. Konstruksi yang kokoh adalah salah satu upaya untuk memperpanjang daya tahan suatu bangunan. Tanpa disadari, rayap kecil juga merupakan faktor yang harus diperhitungkan, sebab kerusakan bangunan yang ditimbulkannya dapat mencapai triliyunan  rupiah setiap tahunnya. Terlebih lagi saat serangan rayap ini membahayakan keselamatan penghuninya, yakni dengan menyerang konstruksi bangunan seperti kusen, jendela, pintu dan keramik, rayap dan juga dapat menyerang kabel listrik, kabel telepon, pipa air dan sebagainya.
Jenis rayap yang paling merusak adalah rayap tanah yang hidup berkoloni di bawah permukaan tanah. Untuk memperoleh makanan berupa bahan yang mengandung sellulosa, yang diantaranya adalah kayu dan kertas, rayap menembus celah-celah sempit pada bangunan. Rayap membuat jalan menuju sumber makanannya pada daerah sekitar pondasi, saluran atau pipa air, lantai yang retak, dinding serta komponen lainnya yang berada pada tempat lembab atau yang dekat dengan tanah (gambar terlampir).Maka, tindakan preventif akan memperkecil kerugian akibat serangan rayap pada suatu bangunan dan akan mengurangi populasi hama lingkungan yang bersarang di dalam tanah secara otomatis.

Pembagian Kasta

  • Nimfa Pekerja : Kecil, berwarna putih, mengembara mencari makan secara acak dan kontinyu, membangun terowongan tanah dan memelihara saranganya, merawat ratu dan telur, mencari makan dan memberi makan seluruh koloni.
  • Tentara : kepala Besar, memiliki capit, komposisi dalam koloni berkisar antara 3-15% dari jumlah pekerja, bertugas melindungi koloni dari bahaya.
  • Reproduktif
    Reprodukti Primer yaitu raja & ratu yang terbentuk dari laron, laron keluar dari sarang setelah hujan, laron mencari pasangan (Raja/ Ratu) dan masuk kedalam tanah untuk membentuk koloni baru.
    Reproduksi Sekunder yaitu raja dan ratu yang terbentuk dari Nimfa, terbentuk jika raja dan ratu mati atau tida mampu bertelur.

Jenis Rayap yang Umum

  • Rayap Tanah : Serangga sosial (berkoloni & bersistem kasta), berkoloni di bawah tanah, menyerang struktur bangunan dengan membuat terowongan tanah menuju makanan, dapat hidup hanya pada suhu dan kelembaban tertentu, jenis tertentu dapat menyerang sampai lantai 30 suatu bangunan.
  • Rayap Kayu Kering : Serangga Sosial (Berkoloni & sistem kasta), bersarang langsung pada sumber makanan (kayu), tidak membutuhkan kontak dengan tanah, merusak struktur bangunan dan furniture, jumlah populasi dalam koloni kecil hanya beberapa ribu, tidak mempunyai kasta pekerja (perannya dilakukan oleh nimfa), mengeluarka palet/ droplet kayu.
  • Rayap Kayu Basah : Serangga sosial (berkoloni dan sistem kasta), bersarang pada tonggak kayu atau kayu gelondong yang lembab dan busuk, tidak membutuhkan kontak dengan tanah, jarang di temukan merusak struktur bangunan, yang di rusak umumnya pohon dan kayu glondongan.

 

Cari :

  • gambar rayap
  • stadia yang menyerang rayap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *